Back to detail
Janda Itu "Merindukan" Almarhum Suaminya yang Jahat
Chapter 85 of 100
Chapter 852 min read514 words

Bab 85

Dia tersenyum dan bertanya, "Sinian, apa kamu pakai Weibo?"

"Aku coba kemarin dan ternyata sangat menarik," Fu Sinian mengetik satu kata di kolom pencarian: Fu.

Hati Yu Duo bergetar.

'Jangan panik, tenang.'

'Ini cuma kebetulan.'

Kata kedua: Tai.

Senyum Yu Duo kaku, ia tidak bisa lagi mempertahankan lengkungan sudut bibirnya.

Fu Sinian lalu memasukkan karakter ketiga: Tai.

Jika dibaca bersama-sama, jadilah 'Nyonya Kaya'.

Telapak tangan Yu Duo tiba-tiba berkeringat.

'Apa ini kebetulan?' Ia selalu sangat berhati-hati. Tidak ada yang tahu akun Weibo-nya. Bagaimana mungkin Fu Sinian bisa menggali informasinya begitu saja?

'Ya, pasti ini hanya kebetulan.'

Fu Sinian terdiam sejenak, seolah sedang memikirkan sesuatu.

Yu Duo merasa hatinya seperti tercabik-cabik.

"Sayang, kamu mau lihat apa? Biar aku bantu."

"Aku agak lupa nama akun Weibo-nya. Tunggu sebentar, aku coba ingat-ingat."

"Nyonya Kaya?" Yu Duo tersenyum bersalah dan mencoba mengalihkan alur pikiran Fu Sinian. "Apa itu panduan Nyonya Kaya yang sedang populer akhir-akhir ini?"

"Bukan."

"Lalu... apa? Ceritakan padaku, aku akan mencarikannya."

Fu Sinian menatapnya dengan penuh minat. "Aku ingat."

Lalu dia mengetik kata lain di kolom pencarian: De.

Nyonya Kaya De

Sebenarnya, kolom pencarian sudah menyarankan akun Weibo bernama Kehidupan Mewah Nyonya Kaya, tetapi Fu Sinian seolah tidak melihatnya dan terus mengetik: Hao.

Hati Yu Duo gemetar ketakutan.

Tidak perlu ditebak lagi. Itu adalah akun Weibo-nya.

Selama hari-hari dia bepergian ke luar negeri, akun Weibo-nya bertambah hampir 100.000 pengikut, dan setiap kirimannya sangat aktif.

Tapi kenapa Fu Sinian mencari akun Weibo-nya?

Apa yang Fu Sinian ketahui?

Namun, dia tidak pernah memberi tahu siapa pun bahwa dia punya akun Weibo. Tidak ada yang akan mengira akun Weibo itu miliknya. Dari mana dia tahu?

'Apakah mungkin ada kebetulan seperti ini di dunia?'

"Suamiku, apa yang kamu cari?"

Fu Sinian menyembunyikan senyumnya dan berkata penuh arti, "Nanti kamu akan tahu."

'Pokoknya aku tidak mau tahu!'

Yu Duo ragu-ragu dan berpikir tentang kemungkinan "secara tidak sengaja merusak" ponsel itu.

"Suamiku, tiba-tiba aku ingat sesuatu. Tadi Bibi Lian bilang..."

Saat Yu Duo bergumam, Fu Sinian mengetik lebih banyak kata "Kehidupan Mewah Nyonya Kaya" dan mengklik halaman Weibo itu. Dia membaca beberapa kiriman dan berkata, "Orang ini punya destinasi yang sama denganmu. Dia pergi ke tempat yang sama dengan yang kamu kunjungi. Bahkan..."

Dia menunjukkan kiriman foto yang diambil di balon udara di Turki kepada Yu Duo.

"Bahkan foto ini sangat mirip dengan foto yang kamu unggah di WeChat. Kebetulan sekali."

Dalam waktu 0,05 detik saat Fu Sinian menyelesaikan kalimat itu, Yu Duo sudah memikirkan langkah antisipasi.

"Karena aku mengunduhnya dari Weibo-nya! Aku sangat menyukai blogger Weibo ini. Lihat saja, dia bisa hidup sesukanya. Dia bisa pergi ke mana pun dia mau. Bebas dan tanpa batasan."

Mata Fu Sinian sedalam jurang dan Yu Duo tidak bisa membaca apa pun dari sana. "Yah, aku juga menyukainya."

Yu Duo sedikit terkejut.

Fu Sinian tampak agak aneh.

Kata-kata itu sepertinya memiliki makna tertentu dan tidak diucapkan dengan sembarangan. Namun, dia tidak bisa menangkap maksudnya.

Hal ini membuat Fu Sinian sedikit kecewa.

"Pertama-tama, waktu unggahan di WeChat-mu adalah 9:10, sedangkan waktu unggahan di Weibo ini adalah 9:13. Tolong jelaskan padaku, bagaimana caranya kamu mengunduh fotonya?"

— End of Chapter 85
Enjoyed this chapter?
Rate this chapter

Chapter Comments Chapter 85 · this chapter only

0 comments
A
Comments here only show on Chapter 85. Please respect spoilers from other chapters.
Janda Itu "Merindukan" Almarhum Suaminya yang Jahat — Chapter 85 — Novtoon