Back to detail
Janda Itu "Merindukan" Almarhum Suaminya yang Jahat
Chapter 93 of 100
Chapter 933 min read599 words

Bab 93

T/L: Fleeting Cloud E/D: Spirit Song and Lie

Salah satu sisi ruang ganti dipenuhi dengan jas dan kemeja Fu Sinian, dan lacinya juga penuh dengan jam tangan serta barang-barang lainnya. Yu Duo memilih jas biru tua yang memiliki aura dewasa. Ia juga memilih dasi bergaris biru tua dan kemeja putih.

Setelah memilih kancing manset dan jam tangan, Yu Duo mengangguk puas.

Hanya saja, ia tidak tahu siapa pendamping sial Fu Sinian pada jamuan makan malam nanti.

Lagipula, ia sudah bilang ke Fu Sinian bahwa ia tidak suka minum alkohol.

Budaya konsumsi minuman beralkohol sudah mengakar kuat pada beberapa orang. Beberapa orang akan membicarakan hal-hal yang seharusnya tidak mereka bicarakan setelah mabuk. Oleh karena itu, Fu Sinian harus berhati-hati dalam memilih pendampingnya agar ia tidak menciptakan situasi memalukan setelah mabuk.

Fu Sinian masuk ke dalam.

"Sudah memilih?"

Yu Duo mengangguk dan menunjukkan jas serta aksesori lainnya kepada Fu Sinian.

Fu Sinian meliriknya, lalu menatap Yu Duo. "Kalau punyamu?"

Yu Duo berkedip, "Punya aku apa?"

"Kamu akan menemaniku ke jamuan malam ini. Apa kamu belum memilih gaun?"

"Aku?"

'Jadi akulah orang sial yang akan menemanimu ke pesta itu?'

Fu Sinian berkata dengan nada datar, "Kamu adalah istriku. Siapa lagi yang akan menemaniku selain kamu?"

Yu Duo meliriknya tajam.

'Bukankah dulu Qiao Jiao yang menjadi pendampingmu?'

'Sekarang Qiao Jiao tidak ada, kamu jadi kepikiran aku?'

Meskipun enggan, Yu Duo tetap tersenyum dengan senang hati, bahkan tampak tersanjung, "Baiklah, aku akan memilih gaun sekarang juga!"

"Tidak perlu memilih, gaun itu cocok sekali untukmu." Fu Sinian menunjuk ke gaun hijau berpayet yang dikenakan Yu Duo di pesta ulang tahun Yu Guohui.

'Benar-benar cocok untukku.'

'Tapi bagaimana Fu Sinian tahu?'

Yu Duo tidak berani bertanya dan hanya mengangguk.

"Aku ada urusan sore ini. Aku akan menyuruh Ah Chi mengantarmu ke hotel nanti malam. Aku akan menyusul sesegera mungkin."

♠♠♠

Malam harinya, Ah Chi datang menjemput Yu Duo tepat waktu.

Ini juga pertama kalinya Ah Chi melihat Yu Duo mengenakan gaun malam yang seksi. Payet hijau berkilauan di bawah cahaya, menarik perhatian semua orang.

Yu Duo berjalan turun dari anak tangga vila.

Gaun malam ini agak panjang, jadi Yu Duo harus berhati-hati saat berjalan dengan sepatu hak tinggi. Sebenarnya, hak tingginya tidak terlalu tinggi. Hanya setinggi tiga sentimeter.

Mungkin karena ia tahu bahwa hari ini ia hanya perlu berdiri sebentar, atau mungkin karena hasil pencarian Baidu yang membuatnya ragu. Karena itu, ia memilih untuk tidak memakai sepatu hak tinggi.

"Ayo berangkat."

Ah Chi diam-diam mengalihkan pandangannya ke bawah dan membuka pintu mobil tanpa suara.

"Di mana Sinian, Ah Chi?"

"Kakak ada urusan, jadi dia akan datang belakangan. Aku akan mengantarmu ke hotel dulu."

Setelah Fu Sinian mati sekali, dia tidak lagi percaya pada siapa pun. Hanya Ah Chi yang menjadi pengecualian. Dia mempercayakan tugas yang lebih penting kepada Ah Chi.

"Baiklah, hati-hati di jalan."

Ah Chi menatap kaca spion dan mengangguk.

Tidak ada percakapan selama perjalanan. Tak lama kemudian mereka tiba di hotel.

Ah Chi membukakan pintu untuk Yu Duo. "Kita sudah sampai, kakak ipar. Silakan masuk dulu. Kakak akan segera menyusul."

Yu Duo turun dari mobil sambil memegangi roknya, lalu mengikuti pelayan pintu menuju ruang jamuan.

Ruang jamuan saat itu sudah penuh dengan orang. Musik merdu memenuhi seluruh ruangan. Di mana-mana ada pria berpakaian jas. Masing-masing ditemani oleh pendamping wanita yang seksi dan berpenampilan cantik. Mereka berkumpul dan berbincang satu sama lain.

Yu Duo tidak terlalu menyukai acara semacam ini. Setelah melihat seluruh ruangan, ia memilih yang belakangan antara anggur merah dan jus yang dibawa oleh pelayan, lalu menemukan sudut untuk duduk dan beristirahat.

"Duoduo, kenapa kamu tidak memberi tahu ibumu bahwa kamu akan hadir?"

— End of Chapter 93
Enjoyed this chapter?
Rate this chapter

Chapter Comments Chapter 93 · this chapter only

0 comments
A
Comments here only show on Chapter 93. Please respect spoilers from other chapters.